Biar puasanya lebih tenang dan nggak ketinggalan salat, cek dan catat jadwal imsakiyah dan jadwal salat Ramadhan 2026, yuk!
Setiap mendekati bulan Ramadhan, rasanya ada semangat berbeda yang muncul di hati ya, Bu? Mulai dari menyiapkan menu sahur yang praktis, membangunkan si kecil di tengah malam, hingga — yang sering membuat bingung — soal waktu imsak yang terkadang masih membuat bingung.
Jadi, pada tahun 2026, 1 Ramadhan 1447 H ditetapkan jatuh pada tanggal 19 Februari 2026, sesuai sidang Isbat yang dilaksanakan pada Rabu, 18 Februari. Artinya kita tidak punya banyak waktu tersisa untuk bersiap-siap! Daripada pusing mendadak, mending sekarang kita bahas tuntas mengenai jadwal Imsakiyah dan satu pertanyaan klasik yang selalu muncul setiap tahunnya: “Bolehkah makan setelah imsak?”
BACA JUGA: Hemat Waktu, Ini 26 Rekomendasi Frozen Food dan Katering Saat Bulan Puasa
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026: Mengapa Penting?
Mommies pasti sudah tidak asing lagi dengan kata “Imsakiyah”. Namun tahukah Anda apa sebenarnya fungsi utamanya?
Sederhananya jadwal imsakiyah itu seperti alarm pengingat bagi kita yang sedang subuh. Biasanya waktu imsak diatur sekitar 10 menit sebelum azan Subuh berbunyi. Jadi ini bukan batas waktu untuk makan, melainkan tanda bahwa sudah waktunya untuk mulai “bersiap-siap”.
Karena Indonesia sangat luas dan mempunyai pembagian waktu yang berbeda-beda, maka waktu imsak di setiap kota pun berbeda-beda. Jangan sampai kita pakai jadwal Imsakiyah kota lain ya. Untuk ketepatan waktu, pastikan Bunda selalu mengacu pada jadwal resmi dari Kementerian Agama RI atau lembaga falakiyah terpercaya di kota masing-masing.
Nah, berikut jadwal Imsakiyah Jakarta dan sekitarnya.
Sudah kena impak tapi masih pegang sendok, apa hukumnya?
Hal inilah yang paling sering menimbulkan kepanikan saat sahur. Tiba-tiba notifikasi imsak berbunyi, saat masih ada sepiring nasi di tangannya. Duh batalkan ya?
Atau mungkin ada juga yang bangun kesiangan dan sudah memasuki waktu Imsak?
Tenang, Bu. Mari kita luruskan bersama.
Akhir dari puasa yang sebenarnya adalah Fajar
Menurut hukum Islam, puasa adalah hal yang baru resmi Dimulai saat subuh, bukan saat Imsak. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:
“…dan makan dan minumlah sampai jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.” (QS. Al-Baqarah : 187)
Fajar disini maksudnya fajar sadiq yang ditandai dengan kumandangnya adzan subuh.
Lantas, apa fungsi Imsak?
Bunda, sudah tahu belum? Ternyata dalam Islam tidak ada hukum yang mengharuskan Anda berhenti makan saat Imsak lho!
Makan dan minum setelah Imsak hukum bisa (berubah) selama azan Subuh belum berkumandang. Tujuannya adalah sebagai bentuk kehati-hatian (tindakan pencegahan) agar kita mempunyai waktu untuk menyelesaikan sahur dan membersihkan sisa makanan di mulut sebelum fajar tiba.
Jadi, tak perlu panik kalau imsak sudah tiba tapi sahur belum selesai, selama azan Subuh belum terdengar, masih aman!
Tapi, jika azan sudah berkumandang dan masih ada makanan di mulut, apa hukumnya?
Nah, ini yang perlu Anda perhatikan. Jika azan Subuh sudah dikumandangkan saat masih ada makanan di mulut, harus segera dikeluarkan atau dimuntahkan. Jika sengaja menelannya setelah mengetahui hari sudah subuh, maka puasanya dianggap batal.
Intinya : Imsak = bersiap-siap, Subuh = berhenti total.
BACA JUGA: Puasa Tetap Produktif, Berikut 13 Tips Mengatur Tidur untuk Ibu Bekerja
Bagaimana kabarmu, Bu? Anda lebih mengerti sekarang, bukan? Dengan memahami aturan dasar puasa, kita bisa berpuasa dengan lebih tenang, sahih, dan penuh keberkahan. Semoga Ramadhan 2026 ini membawa kebaikan yang melimpah untuk mommy dan keluarga ya.
Selamat berpuasa!
Menutupi: Gratispik
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film