Puting nyeri saat menyusui bukan hanya menyakitkan, tapi menyengsarakan. Yuk, biar nggak cidera, Mommies bisa menggunakan krim puting yang sering direkomendasikan oleh para ibu berikut ini.
Saya masih ingat betul rasa sakit yang luar biasa saat menyusui. Wah, kalau banyak ibu baru yang bilang menyusui adalah hal terindah di dunia, buat saya sengsara! Bagaimana tidak? Setiap kali bayiku menangis, aku merasa seperti sedang menggali-gali-gali, dalam pikiranku, antara, “Oke, waktunya persiapkan payudara”, “Nanti sebentar lagi tangisnya makin keras”, “Oh, aku belum siap, sakit sekali!” Hingga saya ingat betul bagaimana kaki saya harus menahan pinggiran tempat tidur karena sensasi nyeri yang saya rasakan saat puting susu mulai masuk ke mulut bayi. Aduh, jelas aku tidak ingin hal itu terulang kembali. Pada satu titik, saya berpikir, saya seharusnya sudah siap krim puting terlebih dahulu, sebelum lukanya harus terbuka. Tapi ya, dia juga seorang ibu baru, kalau dipikir-pikir sekarang, rasanya wajar saja ya, dulu lho, kamu buta banget. Nah, agar mommy tidak mengalami hal yang saya alami, cobalah siapkan krim puting susu berikut ini yang sering direkomendasikan oleh para ibu agar momen menyusui benar-benar bisa menjadi momen paling membahagiakan.
Krim Puting Lansinoh HPA Lanolin
Rp. 200 ribu
Mengandung 100% HPA Lanolin (Highly Purified Lanolin) dengan tingkat kemurnian tinggi, tekstur paling kental dan oklusif yang dapat melindungi luka dengan cepat, tidak berwarna dan tidak berbau, bahkan aman jika tertelan oleh bayi.
Salah satu tes:
Jaga keselamatan
“Dibeli ini karena aman jika tertelan bayi dan tidak perlu dibersihkan sebelum menyusui. Kesan pertama aku suka teksturnya yang meleleh di kulit tapi tetap mengunci kelembapan. Kalau puting tergores/berdarah, kamu bisa pakai ini. Lecetnya bisa sembuh dalam hitungan jam. Kalau berdarah butuh waktu berhari-hari. Aku suka pakai sisa krim ini di bibirku dan hasilnya juga luar biasa! Bibirku lembap padahal bibirku kering banget saat menyusui.”
Medela Purelan

Rp. 200 ribu
Keduanya mengandung lanolin, yaitu 100% lanolin ultra murni. Fokus pengerjaannya pada perbaikan skin barier, teksturnya lebih lembut dan creamy dibandingkan Lansinoh. Bisa juga digunakan untuk bibir pecah-pecah atau kulit bayi.
Salah satu tes:
Ayufransiscaa
“Ini wajib beli buat yang baru mulai menyusui.. membantu banget kalau puting pecah-pecah dan sakit banget.. salah pakai kalau sudah pecah-pecah.. kalau pakai dari awal pasti puting aman dari drama menyusui…”
Serum Puting BKA
Rp120.750
Mengandung Ekstrak Sarang Burung yang membantu merawat dan menyembuhkan puting susu dari luka, Inositol (vitamin B8), dan Tocopherly Acetate (vitamin E). Teksturnya ringan dan cepat menyerap. Cocok untuk mencegah puting lecet.
Balsem Kenyamanan Menyusui Mustela

Rp. 300 ribu
Berbeda dari yang lain, Mustela Nursing Comfort Balm ini justru menawarkan bahan-bahan alami (minyak zaitun, gliserin, dll), dan bebas Lanolin! Klaimnya berbasis dermatologi, tapi formulanya lebih “cosmetic grade”. Memberikan efek menenangkan dan menghidrasi pada kulit. Namun, lebih pada pencegahan, bukan penyembuhan luka pada puting susu.
Krim Puting Pilihan Mama

Rp99.000
Mengandung ekstrak kurma, minyak kelapa, 100% alami, food grade, dan hipoalergenik. Fungsinya hampir sama dengan Mustela, yaitu lebih untuk menenangkan dan melembabkan, bukan untuk menyembuhkan luka dan lecet pada puting susu. Dapat digunakan setiap hari.
Krim Puting Mooimom Lanolin

Rp 139.000
Ini adalah krim puting sakit yang terbuat dari Lanolin yang dimurnikan dari kelenjar sebaceous domba. Bertindak sebagai emolien untuk menghidrasi kulit kering, kasar, perih, bergelombang, bahkan iritasi kulit ringan.
Bioderma Cicabio Creme+
Rp260.000
Mengandung bahan aktif ANTALGICINE™ yang dengan cepat meredakan ketidaknyamanan kulit dan memperbaiki lapisan epidermis. Dapat digunakan termasuk untuk luka pada puting susu.
Gambar: Pik gratis
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.