Mommies Daily – 10 Posisi Seks untuk Pengantin Baru, Mudah dan Tanpa Rasa Sakit


Pengantin baru, bingung memilih posisi bercinta yang nyaman dan tidak menyakitkan? Yuk, simak panduan dan posisi paling rekomendasi di sini.

Apa yang paling dinantikan pasangan baru ini? Selain sah saling memanggil “suami” dan “istri”, tentunya malam pertama. Momen ini seringkali dibayangkan sebagai momen yang romantis, mesra, dan… menegangkan.

Tenang, pasangan baru. Malam pertama tidak harus pandai, apalagi langsung mencoba semua posisi seks di internet. Selalu utamakan perasaan nyaman, aman, dan terhubung secara emosional. Dari situlah kenikmatan bahkan mencapai klimaks bersama perlahan bisa terbangun.

Mengapa pengantin baru disarankan untuk mengeksplorasi posisi seksual?

Menurut terapis seks dan pernikahan Pat Love, Ed.D., fase awal pernikahan dipenuhi dengan euforia. Ia menjelaskan, nikmatnya pernikahan memicu pelepasan dopamin, zat kimia di otak yang membuat bahagia dan meningkatkan hasrat seksual. Dan posisi seks bagi pasangan baru bukan sekadar gaya yang bervariasi, melainkan bagian dari proses mengenal satu sama lain, menyesuaikan ritme, dan membangun keintiman jangka panjang.

BACA JUGA: Istri Tolak Ajakan Berhubungan Seks? Inilah 9 Sikap Suami yang Bijaksana

Intim namun Tetap Aman dan Nyaman

Psikolog sekaligus profesor di American University, Barry McCarthy, Ph.D., menekankan bahwa tantangan bagi pasangan baru adalah menyeimbangkan perasaan aman dengan unsur gairah.

“Hubungan seksual yang sehat berperan sekitar 15-20 persen energi dalam sebuah pernikahan. Namun ketika seks menjadi masalah, dampak negatifnya bisa dirasakan jauh lebih besar,” ujarnya. Oleh karena itu, jangan meremehkan manfaat seks. Memilih posisi seks yang mudah dan tidak menimbulkan rasa sakit sangatlah penting, terutama di fase awal pernikahan.

10 Posisi Seks Nyaman untuk Pengantin Baru

Bagi pengantin baru, sebaiknya posisi seksual dipilih berdasarkan kenyamanan, kesiapan tubuh, dan kedekatan emosional, bukan karena ingin “membuktikan” apa pun. Tidak semua posisi perlu dicoba pada malam pertama. Padahal, menikmati prosesnya secara perlahan akan membuat pengalaman intim terasa lebih nikmat.

Foto: Yan Cross/Pexels

1. menyendok – Paling direkomendasikan untuk malam pertama

Suami istri berbaring miring dengan tubuh saling menempel. Kontak kulit yang luas membuat tubuh terasa lebih rileks dan aman. Gerakannya lembut dan tidak terlalu dalam sehingga cocok digunakan pada malam pertama atau saat istri masih dalam masa adaptasi. Posisi ini juga membantu membangun rasa keintiman tanpa tekanan.

2. Misionaris – Paling Direkomendasikan untuk malam pertama

Misionaris adalah posisi yang paling umum dan seringkali merupakan pilihan yang aman bagi pengantin baru. Posisi ini memungkinkan terjadinya kontak mata, sentuhan wajah, dan komunikasi verbal saat berhubungan intim. Selain mudah dilakukan, posisi ini membantu pasangan merasa terhubung secara emosional dan fisik.

3. Wanita di Atas (Cowgirl) – Nyaman untuk mengurangi rasa sakit

Dalam posisi ini, istri berada di atas sehingga bisa mengontrol ritme dan kedalaman gerakan. Bagi banyak pasangan baru, posisi ini dirasa lebih aman karena istri bisa mengatur gerakan sesuai kenyamanan tubuhnya. Cocok dicoba dari awal jika istri sudah merasa siap dan percaya diri.

4. Lotus – Aman dicoba saat ingin lebih intim

Teratai dilakukan dengan posisi duduk saling berhadapan dan badan saling menempel. Gerakannya cenderung lambat, sehingga fokus utamanya bukan penetrasi, melainkan keintiman emosional, pelukan dan ciuman. Posisi ini cocok digunakan saat pasangan ingin merasa dekat dan terhubung secara internal.

5. Penyebaran yang Baik – Aman setelah mulai terasa nyaman

Masih merupakan variasi Woman on Top, posisi ini memberikan ruang untuk mengeksplorasi berbagai sudut tanpa harus terburu-buru. Gerakannya bisa disesuaikan sepenuhnya dengan kenyamanan istri. Cocok dicoba setelah pasangan mulai memahami ritme dan respon tubuh masing-masing.

6. kupu-kupu – Aman dan stabil untuk pemula

Dalam posisi ini, istri berbaring di pinggir ranjang sedangkan suami di depan. Posisi ini relatif stabil dan tidak memerlukan banyak usaha. Banyak pasangan yang menganggap posisi ini cukup nyaman karena memberikan gerakan yang fleksibel tanpa membuat tubuh cepat lelah.

7. Seterika – Versi lunak gaya anjing

Setrika dilakukan dengan posisi tengkurap, sehingga seluruh tubuh mendapat dukungan dari kasur. Dibandingkan dengan gaya anjing Normalnya, posisi ini terasa lebih lembut dan intim. Cocok dicoba setelah pasangan merasa lebih rileks dan tidak tegang lagi saat berhubungan intim.

8. Berdiri – Lebih cocok setelah percaya diri

Posisi berdiri memerlukan keseimbangan dan koordinasi. Oleh karena itu, sebaiknya dicoba saat pasangan sudah memahami ritme tubuh masing-masing. Penggunaan sandaran seperti meja atau kursi dapat membantu menjaga kenyamanan dan keamanan.

9. Air Terjun – Eksplorasi untuk pasangan yang nyaman

Air Terjun adalah variasi dari wanita di atas dengan sensasi berbeda. Karena posisinya yang cukup unik, pasangan disarankan mencobanya setelah berhubungan seksual terasa lebih rileks dan menyenangkan. Pelan-pelan saja dan teruslah berkomunikasi.

10. Laba-laba – Untuk eksperimen saat Anda sedang santai

Posisi ini melibatkan koordinasi dan keseimbangan dari kedua pasangan. Tidak perlu dilakukan dengan sempurna. Anggap saja sebagai eksperimen ringan yang bisa dicoba saat pasangan sudah lebih terbuka dan tidak lagi canggung satu sama lain.

BACA JUGA: Memalukan tapi Penting: Perbincangan Seks yang Perlu Didiskusikan Calon Pengantin dan Pengantin Baru

Tips Seks Nyaman dan Menyenangkan bagi Pasangan Baru

Bagi pengantin baru, eksplorasi seksual sebaiknya dilakukan dengan satu prinsip utama: perlahan namun konsisten. Jangan merasa Anda harus langsung menjadi “sempurna”. Seks dalam pernikahan merupakan proses saling belajar, bukan ajang pamer kemampuan.

1. Komunikasi merupakan landasan utama

Sebelum membicarakan posisi seksual apa yang ingin Anda coba, pastikan komunikasi antara suami dan istri terbuka. Ekspresikan apa yang dirasa nyaman, bagian mana yang masih janggal, atau posisi apa yang ingin Anda coba secara perlahan.

2. Jangan takut bereksperimen, namun tetap dengarkan tubuh Anda

Mencoba posisi baru memang menyenangkan, namun tidak semua posisi cocok untuk semua pasangan. Jika suatu posisi dirasa tidak nyaman atau menimbulkan nyeri, tidak ada kewajiban untuk memaksakan diri. Penting untuk peka terhadap respon tubuh masing-masing.

Foto: Yan Cross/Pexels

3. Fokus pada keintiman, bukan hanya orgasme

Banyak pasangan pengantin baru yang merasa tertekan karena ingin cepat mencapai klimaks bersama. Faktanya, seks bukan hanya soal orgasme. Sentuhan, pelukan, ciuman, dan kontak mata adalah bagian penting dari keintiman.

Barry McCarthy, Ph.D., menjelaskan bahwa mengeksplorasi sentuhan tanpa target orgasme membantu pasangan memahami tubuh dan kebutuhan masing-masing. Kedekatan emosional dan rasa nyaman inilah yang justru membuat hubungan seksual terasa lebih memuaskan dalam jangka panjang.

4. Miliki ekspektasi yang realistis

Perlu diingat, bahkan pada pasangan yang sangat bahagia pun, tidak semua sesi seks berjalan sempurna. Ada kalanya badan lelah, pikiran terganggu, atau suasana kurang mendukung. Itu bukan pertanda masalah besar dalam pernikahan, itu hanya bagian dari kehidupan nyata.

Menurunkan ekspektasi “pasti selalu luar biasa” justru membuat pasangan semakin rileks dan menikmati momen bersama.

5. Jangan meremehkannya kilat

Di tengah rutinitas sehari-hari, alias seks singkat kilat sering dianggap kurang ideal. Faktanya, momen mesra yang singkat tetap bisa menjaga keterhubungan emosional dan fisik pasangan. Quickie membantu pasangan merasa dekat, dicintai dan diinginkan, bahkan ketika waktu terbatas.

6. Ciptakan suasana permanen seru Dan main-main

Tawa, canda, atau momen canggung seringkali membuat pengalaman seksual terasa lebih hangat dan manusiawi. Ketika suasana menyenangkan tercipta, pasangan menjadi lebih berani dalam mencoba hal baru tanpa takut “gagal”.

7. Tambahkan sentuhan kreatif

Sedikit usaha ekstra bisa membuat suasana kamar tidur terasa berbeda. Nyalakan lilin, gunakan minyak pijat, mainan seks, atau kostum seks (cosplay pakaian dalam) dapat meningkatkan gairah dan keintiman.

BACA JUGA: 7 Cara Berhubungan Seks Cepat dan Tanpa Kebisingan Saat Rumah Ramai Bersama Keluarga

Menutupi: studio cottonbro/Pexels


News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film