Saat berpuasa, yang paling menyebalkan adalah masalah mulut seperti bau mulut, sariawan, bahkan sakit tenggorokan. Coba ikuti tips berikut ini ya, Mami!
Ramadhan adalah waktu istimewa bagi banyak keluarga. Bagi Mommies, bulan ini juga bisa menjadi salah satu bulan tersibuk dalam setahun. Mulai dari bangun pagi untuk menyiapkan sahur, mengurus rumah tangga, mengurus anak, dan masih berangkat ke kantor.
Meskipun puasa membawa manfaat spiritual, puasa juga dapat berdampak pada tubuh dengan cara yang tidak Anda duga, termasuk kesehatan mulut.
Ya, salah satu masalah yang paling sering dihadapi saat berpuasa adalah bau mulut. Hal ini bisa terasa tidak nyaman saat berbicara dengan pasangan, anak, atau rekan kerja. Duh, tidak nyaman ya.
Kabar baiknya, dengan kebiasaan yang benar, Bunda bisa menjaga kesehatan mulut sepanjang Ramadhan. Jadi, tak ada lagi masalah mulut seperti sariawan, sakit tenggorokan, dan tentunya bau mulut!
BACA: 10 Menu Buka Puasa Sehat Utama yang Disukai Anak
Mengapa Masalah Mulut Muncul Saat Puasa
Menurut Dr Sanjay Jyothish, dokter gigi dan spesialis ortodontis di Prime Health Care Group, Dubai, mengalami dehidrasi karena asupan makanan dan minuman terhenti sejenak. Hal ini juga mempengaruhi produksi air liur.
“Air liur di mulut kita menetralkan asam, sehingga kadar pH rongga mulut menjadi tidak seimbang. Padahal pH itu keseimbangan asam, dan air liur kita menjaga keseimbangan pH pada tingkat netral 6,2-7,6 di rongga mulut. Tanpa kadar air liur yang optimal, keseimbangan pH akan terganggu sehingga memicu tumbuhnya bakteri di mulut yang menyebabkan bau mulut, penumpukan plak lebih banyak, dan radang gusi,” jelasnya, seperti dikutip dari situs tersebut. Berita Teluk.
Tak hanya dari air liur, kondisi pencernaan yang berubah total saat berpuasa juga menimbulkan bau mulut dan masalah lainnya. Begitu pula dengan dehidrasi yang terjadi karena mommy menahan diri untuk tidak minum, bisa membuat tenggorokan menjadi kering bahkan meradang.
Tenang saja, ada beberapa cara mengatasi masalah mulut saat puasa.
10 Tips Efektif Perawatan Mulut Saat Puasa
Foto: Freepik
Berikut kebiasaan sederhana yang bisa Anda ikuti untuk menjaga mulut tetap segar dan sehat.
1. Sikat gigi dua kali sehari
Sikat gigi setelah berbuka puasa dan sebelum sahur. Gunakan pasta gigi berfluoride. Tunggu sekitar 30 menit setelah makan sebelum menyikat gigi untuk melindungi email gigi.
Banyak yang khawatir menyikat gigi saat berpuasa. Padahal, menyikat gigi dengan pasta gigi tidak membatalkan puasa selama tidak menelan air.
2. Membersihkan sela-sela gigi
Makanan bisa tersangkut di sela-sela gigi dan menyebabkan pertumbuhan bakteri. Gunakan benang gigi atau sikat interdental sekali sehari.
3. Minum air putih secukupnya pada malam hari
Usahakan minum 8–10 gelas air putih di antara waktu berbuka dan sahur. Ini membantu mencegah dehidrasi dan mulut kering.
4. Bersihkan juga lidah Anda
Bakteri seringkali menumpuk di lidah. Gunakan pembersih lidah atau sikat lidah dengan lembut untuk mengurangi bau mulut.
5. Pilih makanan yang ramah mulut
Konsumsilah buah-buahan yang kaya vitamin C seperti jeruk dan jambu biji. Pilih makanan sehat seperti oatmeal, yogurt, lentil, dan sayuran. Hindari konsumsi gula berlebihan karena dapat menjadi makanan bakteri.
6. Batasi kafein dan makanan asin
Kopi dan makanan asin bisa membuat mulut Anda lebih cepat kering. Usahakan untuk mengurangi konsumsinya, terutama saat sahur.
7. Kunyah permen karet tanpa gula setelah berbuka puasa
Permen karet tanpa gula bisa merangsang produksi air liur dan membantu membersihkan mulut secara alami lho. Kamu bisa mencobanya, nih!
8. Pilihlah makanan yang dapat membersihkan gigi
Buah dan sayur renyah seperti apel dan wortel membantu membersihkan gigi secara alami dan merangsang produksi air liur.
9. Gunakan obat kumur tanpa alkohol bila perlu
Obat kumur tanpa alkohol dapat membantu mengurangi bakteri dan menjaga nafas tetap segar tanpa menyebabkan kekeringan.
10. Kunjungi dokter gigi sebelum atau sesudah Ramadhan
Pemeriksaan gigi memastikan masalah gigi dapat ditangani sejak dini dan membantu Ibu dan keluarga menjaga kesehatan mulut selama bulan puasa.
BACA JUGA: 8 Ide Sahur Praktis untuk Ibu Bekerja, Gak Ribet dan Bergizi!
Tanda-tanda Mulut Bermasalah yang Perlu Diwaspadai Saat Puasa

Foto: Rodolfo Clix/Pexels
Puasa memang bisa mempengaruhi kesehatan mulut, namun ada beberapa gejala yang tidak boleh diabaikan.
1. Bintik putih di mulut
Bintik-bintik putih atau krem di lidah, pipi bagian dalam, atau gusi dapat mengindikasikan kandidiasis mulut, infeksi jamur yang disebabkan oleh pertumbuhan berlebih jamur Candida.
2. Bau mulut yang parah dan tidak kunjung membaik
Bau mulut saat puasa adalah hal yang normal sampai batas tertentu, namun jika bau tidak kunjung hilang meski sudah menyikat gigi dan merawat mulut dengan baik, ini mungkin mengindikasikan masalah yang lebih serius. Bau mulut yang berkepanjangan bisa disebabkan oleh penyakit gusi, infeksi, atau penumpukan bakteri di lidah.
3. Gusi berdarah
Jika gusi Anda berdarah saat menyikat gigi atau menggunakan benang gigi, ini mungkin merupakan tanda awal radang gusi, suatu bentuk penyakit gusi ringan yang disebabkan oleh penumpukan plak. Tanpa pengobatan, kondisi ini dapat berkembang menjadi periodontitis, yaitu kondisi lebih serius yang dapat merusak gusi dan tulang penyangga mulut.
4. Sakit tenggorokan yang tak kunjung sembuh
Selama Ramadhan, berkurangnya produksi air liur dapat membuat tenggorokan lebih rentan terhadap iritasi dan bakteri. Jika nyeri berlanjut selama beberapa hari atau semakin parah, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.
Pengarang: Imelda Rahma
Menutupi: Kamran Aydinov/Freepik
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film