Meninggalnya Lula Lahfah di usia muda masih menggemparkan dan meninggalkan kesedihan. Cek fakta, kronologi, dan pentingnya deteksi kesehatan di sini.
Kabar duka datang dari selebgram dan pembuat konten Pemuda Lula Lahfah sungguh mengejutkan kami semua. Di usianya yang masih sangat muda dan dikenal aktif, meninggalnya Lula pada Jumat (23/1/2026) di apartemennya meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi keluarga, sahabat, dan penggemarnya.
Kronologi Meninggalnya Lula Lahfah
Sebelum meninggal, Lula diketahui menderita sejumlah penyakit. Namun belum diketahui apakah hal tersebut menjadi penyebab kematiannya yang mendadak. Berikut beberapa fakta meninggalnya Lula Lahfah.
BACA JUGA: Wanita yang suka memendam emosi bisa terkena autoimun? Ini yang dikatakan dokter!
1. Sempat dirawat di rumah sakit
Di penghujung tahun 2025, Lula Lahfah menginap semalam dan mendapat perawatan selama seminggu di rumah sakit. Ia bahkan merayakan malam tahun baru sambil dirawat. Hal ini terungkap dalam keterangan video TikToknya, ““Tiktokan, aku lelah sekali selama seminggu di rumah sakit.”
Saat itu, ada satu pengikut yang bertanya di kolom komentar, “Apakah KK (saudaranya) sakit parah?“. Lalu Lula menjawab, “Borongan, ISK (infeksi saluran kemih), radang usus bengkak, batu ginjal, gerd.”
2. ART khawatir Lula tidak keluar kamar
Setelah mengetuk pintu berulang kali dan tidak ada respon dari dalam kamar, pembantu Lula merasa khawatir dan menelepon keamanan.
3. Pintu Kamar Terbuka Keamanan
Mengutip dari detikcom, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, “Iya, diketahui petugas keamanan sendiri karena ada kekhawatiran anggota rumah tangga tidak membukakan pintu saat diketuk.”
4. Kondisi sudah mati saat ditemukan
Saat ditemukan, Lula sudah meninggal dunia, kaku dan tertidur telentang, mulut terbuka dan warnanya kebiruan.
5. Dibawa ke Rumah Sakit
Setelah ditemukan tak bernyawa di kamar apartemennya, Lula langsung dibawa ke RS Fatmawati. Dari beberapa video yang beredar di media sosial, teman dekat Lula pun langsung mendatangi dan berkumpul di rumah sakit.
Foto: Instagram @lulalahfah
6. Penyebab Kematian
Kompol Budi Hermanto mengatakan, untuk mengetahui secara jelas penyebab kematian Lula, perlu dilakukan autopsi. ilmiah. Namun pihak keluarga menolak dan tak lama kemudian jenazah dikuburkan. Selain keluarga, pemakamannya juga dihadiri sang kekasih, Reza Oktavian atau akrab disapa Reza Arap, Keanu, dan sahabat terdekatnya.
7. Ditemukan Obat dan Catatan Rawat Jalan
Di kamar Lula, polisi menemukan obat-obatan dan surat rawat jalan dari RSPI. Berdasarkan penjelasan Kombes Budi Hermanto, Lula sempat menjalani operasi batu ginjal dan mengalami asam lambung akut.
8. Polisi menyelidiki TKP dan menyelidiki penyebabnya
Kepala Seksi Humas (Kasi) Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih menjelaskan, tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Polisi juga mendalami TKP dan masih mendalami penyebab meninggalnya Lula, salah satunya dengan memanggil Reza Arap.
Reza Arap dipanggil untuk diperiksa di Polres Metro Jakarta Selatan (Senin, 26/1/2026). Selain sang kekasih, polisi juga akan meminta keterangan dari teman terdekatnya.
BACA JUGA: Batu Ginjal: Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya
Pentingnya Deteksi Kesehatan Dini
Melihat riwayat kesehatan Lula, kita diingatkan bahwa penyakit seringkali tidak datang sendiri. Salah satu organ yang bermasalah dapat memicu komplikasi pada organ lainnya jika tidak segera ditangani dan tuntas.
Berikut beberapa alasan mengapa Ibu dan keluarga perlu melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin:
1. Deteksi”Pembunuh Diam“
Banyak penyakit kronis yang tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Dengan Pemeriksaan Kesehatan (MCU), masalah seperti batu ginjal atau radang organ dalam dapat dideteksi sebelum menjadi akut.
2. Mencegah Komplikasi
Seperti kasus Lula, jika tidak diobati, penyakit seperti ISK dapat menyebar ke infeksi ginjal yang lebih serius.
3. Kenali Ambang Batas Tubuh
Mommies, sebagai wanita yang sibuk mengurus rumah tangga atau bekerja, mungkin sering mengabaikan rasa sakit demi produktivitas. Pemeriksaan rutin membantu Ibu mengetahui kapan harus benar-benar beristirahat.
4. Penanganan lebih cepat dan tepat
Mengetahui diagnosis dokter secara pasti jauh lebih baik daripada hanya menebak-nebak (diagnosis diri) atau sekadar mengonsumsi obat-obatan yang dijual di pasaran yang mungkin hanya meringankan gejalanya, bukan menyembuhkan sumbernya.
Pesan untuk Kita Semua
Meninggalnya Lula Lahfah menjadi pengingat bahwa usia muda bukanlah jaminan seseorang terbebas dari risiko kesehatan yang serius. Jangan abaikan keluhan-keluhan kecil seperti nyeri pada perut atau nyeri saat BAK, atau bahkan keluhan-keluhan kecil lainnya. Apalagi jika dirasa mengganggu kesehatan Anda, sebaiknya segera jadwalkan pemeriksaan kesehatan rutin pada diri Anda, pasangan, dan anak Anda ke dokter.
Kami juga berdoa agar Lula Lahfah bisa beristirahat dengan tenang dan tidak lagi merasakan sakit. Beristirahat dalam damai, Lula Lahfah.
BACA JUGA: Jeda Sebelum Posting, Hindari Drama Online dan Penyesalan di Media Sosial
Menutupi: Instagram @lulalahfah
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film