Menjelang Pekan Suci Semana Santa, P Parish St. Ignasius Waibalun Laraantuka memegang salib jalan secara simultan
Reinha.com – Ratusan umat Katolik dari paroki Saint Ignasius Waibabalun, Keuskupan Larantuka, Flores Timur, tampaknya mengalami penyembahan silang pada hari Jumat, 11 April 2025.
Salib simultan dilakukan di sejumlah komunitas pangkalan gereja (KBG) yang tersebar dari Waibalen, Lewolere, Besar Pantai, dan desa Lamawalang di distrik Larantuka.
Salib simultan ini telah dilakukan sejak 2024, di mana orang sangat antusias dalam mengikuti salib ini.
Sejak pagi itu, umat Katolik di paroki Santo Ignasius Waibalun telah mulai membangun seorang Armida untuk mentah patung Yesus Kristus dan Maria, serta gambar -gambar peristiwa penyaliban Yesus sampai mati di Bukit Golgotian.
Di sepanjang jalan setapak, ada sejumlah pagar bambu yang diisi dengan lilin yang berbaris hingga Armida satu ke armide berikutnya.
Untuk Desa Lewolere di Paroki St. Ignasius Waibalun setiap tahun sebelum Paskah, ada warisan tradisi agama “Sogga Pastor Deo Lodo” yang tetap berkelanjutan sampai sekarang.
(Baca juga: Prosesi “Pastor Deo Lodo” prosesi Lewolere telah berlangsung sejak awal abad ke -20)
“Pastor Deo Lodo” secara harfiah berarti mengangkat Tuhan keluar atau turun dari tempat suci di Kapela untuk diarak di sekitar desa atau bahasa lokal yang disebut “Lewo”.
Kejadian ini terjadi pada Kamis Putih, dan kembali ke Kapela pada hari Minggu Paskah.
# Menjelang Pekan Suci Semana Santa, P Parish St. Ignasius Waibalun Laraantuka memegang salib jalan secara simultan