Mommies Daily – 7 Tips Aman Naik Angkutan Umum, Bagi Ibu Bekerja hingga Remaja


Selalu waspada saat menggunakan transportasi umum bagi ibu bekerja dan remaja. Lengkap dengan cara melaporkan barang hilang di KRL, Transjakarta, MRT dan LRT.

Banyak heboh di media sosial tentang penumpang KRL yang kehilangan tumbler di kedai kopi lokal ternama. Penumpang tersebut mencatat adanya kelalaian petugas yang bertugas. Kemudian hal ini berujung pada risiko pemecatan pegawai KAI yang sedang bertugas saat itu.

Penumpang busui tersebut banyak dikritik warganet karena terlalu cepat mengunggah kasus tersebut ke media sosial sehingga berdampak pada petugas KAI. Meski begitu, untungnya petugas KAI terkait tidak dipecat dan hanya diterima teguran.

Jadi, kejadian ini menjadi pengingat untuk selalu memperhatikan barang bawaan kita saat bepergian dengan kendaraan umum. Misalnya rawan tersesat jika sedang sibuk atau tidak sengaja lupa memasukkan sesuatu ke dalam bagasi kendaraan.

Oleh karena itu, penting untuk mengutamakan keselamatan diri dan barang berharga saat menggunakan transportasi umum, baik bagi orang dewasa maupun remaja yang sering bepergian dengan Transjakarta, KRL, MRT atau LRT.

BACA JUGA: 9 Coworking Space di Jabodetabek, Bikin Kerja Makin Nyaman

Hal-hal yang harus selalu Anda waspadai saat naik transportasi umum

Tips berikut ini dapat digunakan oleh Ibu, Ayah dan remaja agar perjalanan menggunakan transportasi umum menjadi lebih aman:

  1. Selalu simpan tas di depan badanbukan di bagian belakang atau samping. Selain bisa melihat langsung tas yang kita bawa tanpa takut membukanya diam-diam, hal ini sudah menjadi etika dasar saat naik angkutan umum, apalagi saat sedang sibuk.
  2. Pastikan resleting tas tertutup rapat atau gunakan tas dengan kompartemen yang sulit dibuka orang lain. Bahkan jangan menyimpan barang berharga seperti dompet atau ponsel di slot yang mudah didapat.
  3. Berhati-hatilah terhadap orang yang berdiri terlalu dekat atau yang gerakannya mencurigakan.
  4. Hindari tidur di transportasi umum, Atau jika Anda tidak bisa menahan rasa ngantuk, jangan terang-terangan memegang ponsel di tangan. Masukkan barang-barang berharga ke dalam tas Anda terlebih dahulu.
  5. Selalu periksa bagasi kereta Anda sebelum turun.
  6. Beri tahu keluarga secara berkala tentang lokasi tersebut jika Anda bepergian sendirian atau di malam hari.
  7. Jangan pakai headphone atau earphone pada volume tinggi sehingga Anda dapat tetap fokus dan peka terhadap lingkungan sekitar.

Foto: Freepik

Cara Melaporkan Barang Tertinggal di Angkutan Umum

Jadi, jika ada barang yang tertinggal di angkutan umum, seseorang bisa memulainya dengan melaporkannya kepada petugas yang bertugas (bila mengetahui barang tersebut tertinggal saat masih di stasiun atau terminal). Di bawah ini adalah langkah-langkah untuk setiap angkutan umum.

KRL

  • Laporkan langsung barang apa saja yang tertinggal kepada petugas. pusat panggilan KAI (021) 121, atau DM media sosial KAI.
  • Apabila petugas atau penumpang lain menemukan barang tertinggal maka akan diserahkan ke Lost and Found untuk dicatat.
  • Pengguna yang telah melaporkan barangnya tertinggal biasanya akan diminta menunggu hingga dihubungi kembali oleh petugas KAI Commuter untuk diberitahu jika barang tersebut ditemukan dan diambil di stasiun Lost and Found tertentu.

Transjakarta

  • Pastikan untuk mencatat atau mengetahui nomornya bus tubuh setiap naik Transjakarta.
  • Laporkan barang tertinggal melalui pusat kontak TJ, baik melalui telepon 1500-102, WhatsApp 0818-0450-0102, atau DM di media sosial.
  • Tim pusat kontak akan memberikan formulir yang bisa diisi penumpang. Masukkan deskripsi detail itemnya ya?
  • Kemudian, penumpang akan diberikan nomor tiket pelacakan laporkan melalui email.
  • Jika barang ditemukan, penumpang akan dihubungi kembali oleh petugas TJ untuk proses pengembalian.

MRT

  • Penumpang yang barangnya tertinggal di kereta atau stasiun MRT dapat mengunjungi website ini dan mengisi formulir Barang Hilang: help.jakartamrt.co.id/lostandfound.
  • Pelaporan barang hilang/tertinggal juga dapat dilakukan melalui DM media sosial, pusat panggilan 1500332, atau WhatsApp MRT Jakarta di 0877-8200-0332.
  • Jika barang ditemukan, penumpang akan dihubungi kembali dan dapat diambil di Lost & Found Center Stasiun Blok A setelah verifikasi data.

LRT

  • Kunjungi loket informasi atau tanyakan langsung kepada petugas stasiun apakah ada barang yang hilang atau tertinggal. LRT memiliki layanan Lost & Found di semua stasiun.
  • Barang yang ditemukan dapat diambil di layanan Lost & Found. Ikuti seluruh proses klaim dengan membawa tanda pengenal atau bukti kepemilikan barang yang sah.

Jika barang tersebut hilang karena dicuri

Jadi, jika ada barang yang mungkin dicuri saat berada di angkutan umum atau di area sekitar stasiun atau terminal, prosedurnya kurang lebih sama. Namun jika barang yang dicuri adalah dompet, ponsel, laptop, tab, atau barang berharga lainnya, mungkin Bunda atau Ayah bisa langsung meminta rekaman CCTV kepada petugas. Selain melaporkannya ke petugas perhubungan, buat juga laporan kehilangan ke polisi.

Perlu diketahui, informasi lengkap mengenai tata cara pelaporan barang hilang/tertinggal dapat diperoleh dengan menghubungi pihak transportasi umum secara langsung, baik melalui pusat panggilan, pusat kontak, DM atau hubungi langsung petugasnya. Semoga tidak ada di antara kita yang mengalami kehilangan atau kehilangan barang di transportasi umum. Selalu jaga keamanan diri dan barang bawaanmu ya.

BACA JUGA: Wajib Dicoba! Inilah 15 Kuliner Viral di Jakarta, Bandung, Bogor dan Kota Besar Lainnya

Pengarang : Retno Raminne Nurhaliza Pitoyo

Menutupi: Pik gratis



Agen Togel Terpercaya

Bandar Togel

Sabung Ayam Online

Berita Terkini

Artikel Terbaru

Berita Terbaru

Penerbangan

Berita Politik

Berita Politik

Software

Software Download

Download Aplikasi

Berita Terkini

News

Jasa PBN

Jasa Artikel