Mommies Daily – Jenis Investasi yang Cocok untuk Pasangan Baru Menikah


Jangan Simpan Semua Uang di Satu Tempat, Berikut Investasi yang Bisa Dipilih Pasangan Baru Menikah, Ada Plus Minusnya Langsung dari Pakar Keuangan!

Investasi bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan pasangan suami istri, khususnya yang baru saja menjadi pengantin baru. Dengan strategi yang tepat, berinvestasi juga dapat membantu pasangan membangun landasan keuangan yang lebih stabil untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang.

Tanyakan langsung ke FDV Wulansari, CFP.—Pelatih Keuangan di QM Financial, Ada hal yang perlu didiskusikan dan disepakati bersama pasangan sebelum menentukan instrumen investasi yang cocok. Bunda dan pasangannya juga bisa belajar tentang berbagai jenis investasi serta kelebihan dan kekurangannya. Baca artikel ini sampai habis untuk penjelasan lebih lengkap dari pakar keuangan!

BACA JUGA: Lebih Baik Suami Istri Punya Rekening Bersama atau Terpisah? Ini Kata Pakar Keuangan!

Sebelum berinvestasi, inilah hal-hal yang perlu Anda diskusikan dengan pasangan

Foto: mindandi/Freepik

Sebaiknya diskusikan keuangan sebelum menikah, termasuk jika Anda berencana berinvestasi di masa depan. Pelatih Keuangan Wulansari juga menyebutkan, ngobrol dengan pasangan soal keuangan idealnya dilakukan sebelum menikah karena itu penting pemeriksaan keuangan pranikah.

“Kenali kebiasaan dan pengetahuan keuangan Anda, termasuk profil risiko Anda, dan selaraskan metode pengelolaan uang Anda,” lanjutnya mengenai beberapa topik keuangan yang bisa dibahas.

Lebih lanjut dijelaskan pula bahwa ada tiga hal yang perlu dibicarakan dan disepakati bersama pasangan sebelum benar-benar berinvestasi, yaitu:

  1. Alokasi: Pasangan baru perlu menentukan berapa % (persen) gaji bulanan dan tahunan yang ingin disisihkan untuk mencapai tujuan masa depan.
  2. Tujuan Keuangan: Tentukan tujuan finansial yang ingin Anda capai di masa depan, apakah itu membeli rumah, pendidikan anak, dana pensiun, dana liburan, atau lainnya. Pastikan untuk mengamankan dana darurat atau setidaknya mulai mempersiapkannya, oke?
  3. Pilih Produk dan Mulai Berinvestasi: Pilih produk sesuai dengan jangka waktu tujuan dan profil risiko Anda. Tujuan jangka pendek idealnya menggunakan produk yang beresiko rendah, sedangkan tujuan jangka panjang dapat menggunakan produk yang beresiko tinggi dengan harapan return yang lebih tinggi.

“Pastikan kita mengetahui produk investasi yang ingin kita beli, jangan asal pilih,” tegasnya Pelatih Keuangan Wulansari.

3 Pilihan Investasi Bagi Pasangan Baru Menikah

Foto: Freepik

Setelah berdiskusi dan menyepakati beberapa hal, Pelatih Keuangan Wulansari kemudian memberikan beberapa pilihan investasi untuk pemula yang dapat bermanfaat bagi pasangan baru menikah, berikut kelebihan dan kekurangannya. Berikut tiga opsi:

1. Setoran

Keuntungan:

  • Risiko cenderung rendah
  • Dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) sepanjang memenuhi ketentuan

Kekurangan:

  • Pajak bunga sebesar 20%
  • Denda berlaku apabila dicairkan sebelum jatuh tempo

2. SBN Ritel

Keuntungan:

  • Risiko cenderung rendah
  • Dijamin oleh pemerintah melalui undang-undang
  • Pengembalian lebih tinggi dari deposito

Kekurangan:

  • Bunga tidak menggulung (tidak diperparah)
  • Ada jenis yang tidak bisa diuangkan sebelum jatuh tempo
  • Ada tipe yang bisa dijual di pasar sekunder dengan resiko kerugian modal

3. RDPU (Reksa Dana Pasar Uang)

Keuntungan:

  • Risiko cenderung rendah
  • Cocok untuk investasi rutin bulanan

Kekurangan:

  • Waktu pencairan memakan waktu beberapa hari
  • Meski cenderung aman, namun pokoknya masih belum terjamin

Selain ketiga produk investasi tersebut, pasangan baru menikah juga bisa mempertimbangkan emas (logam mulia). Pelatih Keuangan Wulansari menjelaskan, harga emas saat ini cenderung naik cukup konsisten. Namun demikian, tetap terdapat risiko yang menyertainya, seperti risiko perbedaan harga jual dan harga beli yang signifikan, risiko likuiditas jika membeli dalam jumlah banyak, dan masih terdapat risiko fluktuasi harga.

“Jika Anda sudah memiliki pengetahuan dan pengalaman investasi yang lebih, Anda bisa mempelajari dan mengeksplorasi produk lain yang risikonya lebih tinggi dengan harapan imbal hasil juga lebih baik.” dia menutup.

BACA JUGA: Sering Terjadi di Awal Pernikahan: 12 Kesalahan Finansial Pasangan Baru Menikah

Ditulis oleh : Retno Raminne Nurhaliza Pitoyo

Sampul: foto tekan/Freepik


News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film