Mommies Daily – 10 Rekomendasi Perayaan Waisak yang Ikonik di Indonesia

Mulai dari vihara hingga pura, berikut 10 rekomendasi tempat perayaan Waisak paling ikonik di Indonesia yang ramah keluarga.

Sebentar lagi kita akan menyambut Hari Waisak. Biasanya kita sering memanfaatkan hari libur nasional seperti ini waktu berkualitas dengan keluarga, kan? Yah, daripada pergi begitu saja mallbagaimana kalau kali ini kita ajak anak-anak mengunjungi tempat-tempat perayaan Waisak yang ikonik di Indonesia?

Selain sebagai sarana edukasi sejarah dan budaya, momen ini sangat cocok untuk mengajarkan nilai toleransi sejak dini kepada si kecil. Mereka bisa melihat langsung bagaimana saudara-saudara kita yang beragama Budha beribadah dengan penuh pengabdian.

BACA JUGA: Bosan ke mall terus-terusan? Cobalah 10 tempat wisata outdoor ini untuk akhir pekan panjang keluarga, mulai dari air terjun hingga pulau

Rekomendasi Tempat Merayakan Ikonik Waisak

Bunda dan Ayah penasaran dimana letaknya? Yuk, simak 10 rekomendasinya di bawah ini!

1. Candi Borobudur, Magelang

Tentu saja pusat perayaan Waisak paling megah dan terkenal di Indonesia ada di Candi Borobudur. Di sini, Bunda dan Ayah bisa mengajak si kecil menyaksikan festival pelepasan ribuan lampion ke langit malam yang sangat indah dan magis. Suasana sakral namun damai di kuil Budha terbesar di dunia ini tentu akan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi keluarga.

2. Candi Muaro Jambi, Jambi

Jika Anda ingin mengenalkan si kecil dengan kompleks candi terbesar di Asia Tenggara, Candi Muaro Jambi adalah pilihan yang tepat. Perayaan Waisak di sini biasanya dimeriahkan dengan ritual berjalan (Pradaksina) oleh para biksu dan pelepasan lampion yang tak kalah khidmatnya dengan Borobudur. Suasananya yang masih asri dan dikelilingi pepohonan besar membuat tempat ini sangat nyaman untuk rekreasi sambil belajar sejarah.

3. Maha Vihara Mojopahit, Mojokerto

Di tempat ini, anak-anak pasti akan takjub melihat patung Buddha Berbaring raksasa berwarna emas yang terbesar ketiga di Asia Tenggara! Pada saat Waisak, vihara ini dipenuhi masyarakat yang berdoa dengan khusyuk, namun tetap terbuka bagi wisatawan yang ingin berkunjung dengan sopan. Bunda bisa memanfaatkan momen ini untuk menceritakan kisah di balik patung Buddha Gautama kepada si kecil.

4. Candi Mendut, Magelang

Tak jauh dari Borobudur, Candi Mendut mempunyai peranan penting karena menjadi titik awal prosesi berjalan para biksu menuju Borobudur. Merayakan atau sekedar menyaksikan persiapan Waisak disini terasa lebih intim dan tenang, cocok sekali jika Mommies membawa balita yang tidak nyaman dengan keramaian yang ramai. Di dalam candi terdapat lima relief yang menceritakan ajaran agama Budha dan tiga buah arca yang sangat terawat dan kaya akan nilai sejarah.

5. Vihara Dharma Bhakti (Petak Sembilan), Jakarta

Bagi Mommies dan Daddies yang tinggal di Jabodetabek dan tidak sempat keluar kota, Vihara Dharma Bhakti atau Kim Tek le di kawasan Glodok adalah destinasi yang tepat. Sebagai salah satu vihara tertua di Jakarta, tempat ini menyuguhkan suasana budaya Tionghoa yang sangat kental dan mendidik pada masa Waisak. Si kecil bisa belajar melihat keberagaman budaya perkotaan langsung di jantung ibu kota.

6. Maha Vihara Maitreya, Medan

Menjadi salah satu vihara terbesar di Indonesia, Maha Vihara Maitreya menawarkan kemegahan arsitektur modern namun tetap tenang. Pada saat Waisak, vihara ini biasanya mengadakan berbagai kegiatan sosial dan pameran pendidikan yang sangat ramah anak. Area halaman yang luas dan bersih juga membuat Mommies dan Daddies bisa dengan santai menemani si kecil berjalan-jalan.

7. Candi Vipassana Graha Lembang

Ingin menikmati sejuknya udara Lembang sembari merayakan Waisak? Vipassana Graha Vihara yang memiliki arsitektur khas Thailand dengan replika stupa emas bisa menjadi pilihan menarik. Selain suasananya yang sangat tenang untuk menenangkan pikiran, di tempat ini juga sering diadakan meditasi kelompok yang dapat menjadi edukasi menarik tentang ketenangan mental bagi anak-anak.

8. Pagoda Avalokitesvara, Semarang

Rekomendasi Tempat Perayaan Waisak yang Ikonik di Indonesia

Klenteng yang terletak di Pudakpayung, Semarang ini terkenal karena memecahkan rekor MURI sebagai klenteng tertinggi di Indonesia. Dengan arsitektur indah setinggi 45 meter, tempat ini menjadi pusat perhatian yang memukau saat perayaan Waisak tiba. Bunda bisa mengajak si kecil untuk berfoto di depan Pagoda sekaligus mengajarkannya untuk menghormati tempat ibadah agama lain.

9. Candi Sewu, Klaten

Meski terletak di dalam kompleks Prambanan yang mayoritas penduduknya beragama Hindu, Candi Sewu sebenarnya merupakan candi Budha terbesar kedua di Indonesia. Perayaan Waisak di sini kerap menyuguhkan pemandangan akulturasi budaya yang luar biasa indah dan damai. Membawa si kecil ke sini akan membuka mata mereka akan kenyataan bahwa sejak dahulu kala, nenek moyang kita hidup berdampingan dengan penuh toleransi.

10. Vihara Adalah Nama Vihara Yang Ada Di Sukabumi

Vihara unik yang terletak di atas bukit dan menghadap langsung ke Pantai Loji Sukabumi ini menyuguhkan pemandangan alam yang luar biasa indah. Untuk mencapai altar utama, Bunda, Ayah, dan si kecil harus menaiki ratusan anak tangga yang menyerupai konsep Tembok Besar China, olah raga seru untuk anak aktif! Suasana Waisak di sini berpadu sempurna dengan deburan ombak laut yang menenangkan dan arsitektur khas Thailand.

Tips Nyaman Mengajak Keluarga dan Si Kecil ke Tempat Perayaan Waisak

  • Kenakan Pakaian Sopan dan Nyaman: Karena ini tempat ibadah, pastikan seluruh anggota keluarga berpakaian sopan dan menyerap keringat.
  • Tetap tenang: Edukasi si kecil dari rumah bahwa ia sedang mengunjungi tempat ibadah, sehingga ia harus mengontrol volume suaranya agar tidak mengganggu orang yang sedang khusyuk melaksanakan shalat.
  • Mematuhi Peraturan Setempat: Perhatikan rambu larangan, terutama batas wilayah yang boleh dimasuki wisatawan umum.

BACA JUGA: Tips Liburan Aman Bersama Keluarga Menggunakan Transportasi Umum, Ini Hal yang Boleh & Tidak Boleh Dilakukan!

Nah itulah 10 rekomendasi tempat ikonik perayaan Waisak di Indonesia. Menurut Anda, tempat mana yang paling ingin Mommies dan Daddies kunjungi bersama si kecil dalam waktu dekat? Atau, punya rekomendasi lain? Ayo, membagikan di kolom komentar!

Menutupi: Krupal Mehta/Pexels


PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch