Mommies Daily – 5 Perawatan Diri untuk Pasangan Baru yang Ingin Punya Anak Tanpa Burnout


Stress dan burnout karena terus menerus ditanya “kapan punya anak?” Tenang! Itulah rangkaian perawatan diri yang bisa mommies dan pasangan lakukan.

Setelah menikah, ungkapan “sakral” sering muncul dan ditanyakan oleh pasangan yang baru menikah. Tak hanya keluarga, saudara, saudara bahkan tetangga pun tak lupa menanyakan pertanyaan ini.

Ya! Pertanyaannya adalah, “Kapan Anda akan mempunyai anak?”

Pastinya mommy yang baru saja menikah dan menjadi pasangan baru sudah tidak asing lagi dengan pertanyaan ini. Bahkan, mungkin Mommies yang sudah punya satu anak juga tak luput dari pertanyaan, “Kapan tambah anak lagi?”

Jujur saja, pertanyaan sakral ini juga menghantui saya saat usia pernikahan saya baru 1 bulan. Padahal, sebelum menikah, saya dan suami sepakat untuk berduaan selama satu tahun di awal pernikahan kami. Tapi, kami juga tidak akan menolak jika kami memberikanmu anak secepatnya.

Mungkin bagi sebagian orang termasuk saya, pertanyaan seperti ini adalah hal biasa dan tidak membuat saya “emosional”. Paling ngomel sedikit, untuk mengedukasi keluarga saya dan orang-orang di sekitar saya, bagaimana cara bertanya tentang kehamilan yang lebih mudah diterima. Tapi, bagi sebagian orang juga, pertanyaan ini cukup sensitif dan membuat sedih. Soalnya, kita entah bagaimana perjuangan para istri dan suami di luar sana, yang ternyata sudah mengerahkan seluruh tenaga, pikiran, bahkan uang, untuk memiliki anak.

Nah, agar mommy dan suami bisa tetap tenang dan bahagia saat menantikan buah hati, cobalah lakukan beberapa hal berikut ini perawatan diri agar tidak bertambah parah pemadaman.

BACA JUGA: Kenali Perbedaan Self-Love VS Egois, Jangan Salah!

1. Ubah Pola Pikir: Promil Bukanlah “Tugas Kuliah”

Banyak pasangan baru yang terlalu fokus pada hasil akhir hingga lupa menikmati prosesnya. Seks yang tadinya spontan dan romantis berubah menjadi rutinitas terjadwal yang terasa seperti beban.

Tip perawatan diri: Menyiapkan “Zona Bebas Promil”. Sisihkan satu hari dalam seminggu atau sebulan di mana Mommies dan Daddies dilarang berdiskusi tentang KB, kesuburan, dan segala hal yang berkaitan dengan bayi. Lebih baik lagi, fokuslah kembali menjadi pasangan, bukan sekadar “rekan kerja” untuk menghasilkan buah hati.

2. Batasi “pengguliran malapetaka” dan Perbandingan Sosial

Melihat postingan teman yang memamerkan test pack atau membaca forum promosi selama berjam-jam dapat meningkatkan hormon kortisol (hormon stres). Stres yang berlebihan justru bisa mengganggu keseimbangan hormon reproduksi.

Tip perawatan diri: Kurangi waktu di media sosial jika kontennya memicu kecemasan. Ingat, timeline orang lain bukan menjadi patokan laju kehidupan Mommies.

Foto: Juan Pablo Serrano/Pexels

3. Menjaga Kesehatan Jiwa

Ingat, Ibu tidak berjuang sendirian. Komunikasi yang jujur ​​adalah salah satu bentuknya perawatan diri terbaik untuk pasangan. Jangan merasa kecewa sendirian saat haid tiba.

Tip perawatan diri: Latih teknik pernapasan atau meditasi bersama pasangan selama 10 menit sebelum tidur. Hal ini membantu membuat tubuh lebih rileks dan siap menjalani program medis jika diperlukan.

4. Makan makanan bergizi tanpa obsesi

Menjaga pola makan memang penting, namun terlalu obsesif dan takut makan apa pun justru bisa menambah stres lho, Mommies!

Tip perawatan diri: Terapkan aturan makan mommies. Misalnya dengan aturan 80/20. Konsumsilah 80% makanan bergizi dan suplemen sesuai anjuran dokter, dan sisakan 20% sisanya untuk menikmati makanan favorit seperti es krim atau kopi favorit agar mental tetap waras, sehat dan terhindar dari stres. Sebaiknya konsumsi makanan yang dapat menunjang kesehatan sel dan rahim mommy. Dan bukan hanya Mommies saja yang harus mengonsumsi makanan sehat untuk kesehatan reproduksi, tapi Daddies juga harus ya.

5. Jangan Menunda Kebahagiaan

Seringkali pasangan baru menunda liburan atau hobi barunya dengan alasan “Takut susah saat hamil”. Faktanya, melakukan hal-hal yang membuat mommy bahagia justru meningkatkan hormon endorfin.

Tip perawatan diri: Teruslah membuat rencana jangka pendek yang menyenangkan. Bisa jadi seperti belajar melukis atau merajut. pergi liburan di hotelatau memulai hobi baru. Hidup para mommy tidak berhenti hanya karena menunggu kedatangan si kecil.

BACA JUGA: Jeda Sebelum Posting, Hindari Drama Online dan Penyesalan di Media Sosial

Menutupi: Vera Arsic/Pexels


News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film