Mulai dari penyebab dan cara mengatasinya, berikut penjelasan psikolog penyebab anak cepat bosan saat belajar.
Anak baru belajar beberapa menit, kemudian mulai gelisah, melamun, atau mencari gadget. Adakah anak Mommies dan Daddies yang seperti itu? Banyak orang tua yang mengeluhkan anaknya mudah bosan saat belajar. Faktanya, kebosanan bukan hanya karena anak malas atau kurang disiplin.
Menurut para psikolog, ada sejumlah penyebab mengapa anak cepat kehilangan minat belajar. Tak hanya penyebabnya, ada juga informasi mengenai cara mengatasinya. Baca artikel ini sampai habis, ya!
BACA JUGA: Bimbingan Belajar Online atau Offline, Mana yang Paling Cocok untuk Anak? Begini Cara Menentukannya!
Alasan Mengapa Anak Cepat Merasa Bosan Saat Belajar
Foto: Jason Sung/Unsplash
Lalu apa penyebab anak cepat bosan saat belajar? Menurut Psikolog Pendidikan Kara Handali, M.Psi., Psikolog.
Berikut tiga kemungkinan penyebabnya, mulai dari materi pelajaran yang kurang menarik hingga banyak gangguan.
1. Tidak Relevan dengan Kehidupan atau Kurang Menarik
Alasan pertama, materi pelajaran mungkin tidak relevan dengan kehidupan anak dan/atau kurang menarik. Mengapa? Sama seperti kita orang dewasa, apakah ada informasi atau tidak mengaitkan dengan kehidupan kita, besar kemungkinan kita tidak mau mendengarkan apalagi mendalami informasi. Ya, anak-anak juga demikian.
2. Rentang Perhatian Pendek
Secara alamiah manusia menyukai hal-hal baru, sehingga ketika dihadapkan pada hal yang sama berulang-ulang maka rasa bosan pun bisa saja terjadi. Ketika anak cepat merasa bosan padahal tidak selalu melakukannya, bisa jadi rentang perhatian anak cenderung pendek sehingga lebih cepat membutuhkan sesuatu yang baru.
3. Banyak gangguan
Alasan ketiga, banyak gangguan ketika belajar. Usahakan Ayah dan Bunda lebih memperhatikan lingkungan belajar anak. Misalnya saja bermain di tab lain sambil belajar on lineteman yang mengajak ngobrol, adik yang terlihat sedang bersantai di depan mata, dan orang lain yang berpotensi menjadi pengalih perhatian.
BACA JUGA: Cuaca Panas Bisa Hambat Kemampuan Belajar Anak, Ini Kata Penelitian!
Apakah paparan gadget dan konten digital membuat anak sulit fokus belajar?
Tidak dapat dipungkiri bahwa semakin maju zaman maka semakin maju pula teknologi khususnya dunia digital. Nah, Mommies Daily pun menanyakan apakah paparan gadget dan konten digital bisa membuat anak sulit fokus belajar. Inilah jawaban Psikolog Kara.
“Ya, paparan gadget dan konten digital secara instan memperpendek rentang perhatian anak,” jelasnya. Menurut Psikolog Kara, anak tidak hanya terbiasa mendapatkan apa yang diinginkannya dengan cepat, tapi juga lebih cepat mengalihkan fokusnya dari satu hal ke hal lain. Hal ini disebabkan oleh paparan konten yang membuat waktu yang dibutuhkan dari “ingin” hingga “bisa” menjadi lebih singkat.
“Hal ini membuat anak lebih mudah frustasi dan bosan ketika dihadapkan pada tugas-tugas yang mengharuskannya tetap fokus, termasuk belajar dan mengerjakan tugas,” lanjutnya.
Jadi sudah jelas ya Ayah dan Ibu. Jika paparan terhadap gadget dan konten digital tidak dibatasi, maka dapat memperpendek rentang perhatian anak. Kemudian, rentang perhatian yang pendek membuat anak sulit fokus belajar.
4 Cara Mengatasi Anak Cepat Bosan Belajar Tanpa Memaksa dan Memarahi
Foto: jcomp/Freepik
Proses belajar harus menyenangkan bagi anak. Ayah dan Bunda juga tidak perlu stres dan kehabisan kesabaran saat mendampingi anaknya belajar. Berikut tiga cara mengatasi anak cepat bosan belajar menurut Psikolog Kara:
1. Membatasi Waktu Layar
Pertama, batasi waktu layar dapat melatih kemampuan anak untuk fokus lebih lama. Daripada langsung menggantinya dengan aktivitas lain, berikan kesempatan pada anak Anda untuk merasa bosan. Rasa bosan justru menjadi awal munculnya kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah. Ayah dan Bunda bisa menjadikannya sebuah kegiatan rahasia Hal ini merupakan sebuah eksperimen, dengan memberikan pemahaman kepada anak bahwa rasa bosan adalah hal yang wajar dan wajar terjadi.
2. Menggunakan Pendekatan yang Relevan dengan Kehidupan
Kedua, gunakan pendekatan yang relevan atau dekat dengan kehidupan anak sehari-hari. Misalnya belajar sejarah dengan berceritabelajar bahasa dengan menonton tayangan bahasa tertentu, atau belajar fisika melalui benda atau peristiwa yang ditemui setiap hari.
3. Mengajari anak menemukan metode pembelajaran yang menarik
Ketiga, orang tua dapat mengajak anaknya untuk menemukan metode pembelajaran yang menarik baginya. Kenali dulu penyebab rasa bosan, misalnya rasa bosan karena hanya membaca teks, terlalu lama duduk diam, atau mengerjakan soal yang itu-itu saja, dan lain sebagainya. Setelah itu orang tua bisa bertanya atau mengamati metode pembelajaran apa yang lebih populer, lalu mencobanya bersama-sama.
4. Berikan istirahat sejenak
Terakhir, Bunda dan Ayah juga bisa memberikan waktu istirahat sejenak saat anak belajar, misalnya 15 menit belajar dan 2 menit istirahat. Saat istirahat, usahakan anak Anda bergerak dan melakukan hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran. Misalnya minum di ruangan lain, melompat-lompat, naik turun tangga, dan sebagainya.
BACA JUGA: Dana Pendidikan Anak, Kapan Harus Disiapkan? Inilah yang dikatakan para pakar keuangan
Nah, jika anak Anda terlihat cepat bosan saat belajar, Bunda dan Ayah bisa mengikuti dan menerapkan cara mengatasinya yang datang langsung dari ahlinya.
Pengarang : Retno Raminne Nurhaliza Pitoyo
Menutupi: Annie Sprat/Hapus percikan
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film
