15+ Excel Formula Dasar untuk Admin, harus dikuasai!


Tahukah Anda bahwa menurut data dari Scottmax pada tahun 2019, sebuah studi pasar mengungkapkan bahwa 54% bisnis di seluruh dunia menggunakan Excel? Statistik ini menekankan peran penting perangkat lunak dalam domain perusahaan, membantu perusahaan dalam manajemen data, analisis keuangan, dan lainnya.

Sementara itu, pada tahun 2021, ada 4,6 juta profesional administrasi yang menggunakan Excel. Ini menunjukkan bahwa penguasaan formula Excel untuk admin sangat penting dan tidak dapat diabaikan lagi.

Tapi, apakah Anda sudah tahu rumus Excel apa yang biasa digunakan oleh admin? Jika tidak, cobalah untuk merujuk ke artikel Kitalulus berikut.

Formula Excel untuk Admin

Dalam melakukan tugas harian, admin biasanya akan berjuang dengan data. Oleh karena itu, formula Excel diperlukan untuk menyederhanakan pekerjaannya.

Setidaknya berikut ini adalah rumus Excel dasar untuk admin yang perlu Anda kuasai.

1. Jika

Rumus IF di Excel memiliki fungsi untuk menganalisis kriteria pada data. Biasanya penggunaan formula ini akan menghasilkan jawaban ‘benar/salah’ atau ‘lulus/tidak lulus’.

Sebagai admin, dapat menguasai formula IF sangat penting karena dapat membantu dalam klasifikasi data, validasi data, menentukan status, dan mengotomatiskan tugas administrasi.

Formula if itu sendiri ditulis sebagai berikut:

= If (logical_test,[value_if_true],[value_if_false])

Contoh:

Anda memiliki data nilai karyawan dan ingin tahu apakah mereka lulus atau tidak.

Nomor Tanda
Andi 85
Buda 60
Citra 90
Dodi 70

= If (b2> = 75, “lulus”, “tidak lulus”)

Hasilnya:

2. Jumlah

SUM adalah formula Excel yang berfungsi untuk menambahkan angka dari sel tertentu.

Kepuasan formula ini berguna bagi admin untuk membantu tugas mereka dalam menghitung total data, rekapitulasi data dalam jumlah besar, dan membantu analisis lebih lanjut dengan menggabungkan formula lain.

= Jumlah (angka1: angka2)

Contoh:

Misalnya, Anda memiliki data penjualan di kolom A dan ingin menghitung total penjualan dari A1 ke A10.

TIDAK Dibungkus
1 100
2 150
3 200
4 50
5 180
6 300
7 250
8 120
9 75
10 90

= Sum (A1: A10)

= 1.565

3. Rata -rata

Rumus Excel untuk admin lainnya adalah rata -rata, yang memiliki fungsi menghitung nilai rata -rata. Misalnya untuk mengetahui nilai rata -rata harga barang.

= Rata -rata (angka1: angka2:…)

Contoh:

Hitung nilai karyawan rata -rata.

Nomor Tanda
Andi 85
Buda 90
Citra 75
Dodi 85

= Rata -rata (b2: b5)

= 84,5

4. Hitungan

Hitungan adalah formula Excel yang berfungsi untuk menghitung jumlah sel yang memiliki data dalam rentang tertentu. Penggunaan formula ini sangat berguna ketika Anda perlu menghitung jumlah transaksi atau barang dalam daftar.

= Hitung (value1;[value2]; …)

Contoh:

Anda ingin mengetahui berapa banyak karyawan yang bertugas sebagai manajer.

Nomor Departemen
Judith Manajer
Desa Pengawas
Buda Manajer
Saya in Admin

= Countif (B2: B5, “Manajer”)

Hasilnya adalah 2

Baca juga: 30+ contoh masalah pelatihan admin excel [Plus Jawaban]

5. Vlookup

Formula Vlookup memiliki fungsi untuk mempercepat pencarian dan pemrosesan pencarian data dari tabel vertikal.

Di dunia administrasi, formula ini umumnya digunakan untuk menghindari kesalahan input data, apalagi formula ini dapat menghubungkan beberapa lembar atau basis data di Excel untuk memfasilitasi pembuatan laporan dari tabel besar.

= Vlookup (lookup_value, table_array, col_index_num, range_lookup)

Contoh:

Periksa status pembayaran pelanggan berdasarkan nomor tersebut faktur.

Nomor faktur Nomor Status
Inv0001 Dan Memperbaiki
Inv0002 Citra Belum lunas
Inv0003 Buda Memperbaiki

Jika admin mengetikkan nomor faktur dalam sel E2, gunakan:

= Vlookup (e2, a2: c4, 3, false)

Jika E2 = Inv002, hasilnya belum dilunasi.

6. Holuck

Jika VlookUp digunakan untuk mencari data secara vertikal, rumus HlookUp digunakan untuk menemukan data secara horizontal dalam tabel.

Penggunaan formula ini membantu admin mengelola data yang diatur dalam bentuk baris (baris), bukan kolom. Cocok untuk menganalisis laporan penjualan, kehadiran, atau keuangan dalam format baris.

= Hlookup (lookup_value, table_array, col_index_num, range_lookup)

Contoh:

Mencari gaji karyawan berdasarkan posisi dalam tabel berikut:

Departemen Admin Pengawas Manajer Direktur
Gaji 5.000.000 8.000.000 12.000.000 20.000.000

Jika admin ingin menemukan gaji berdasarkan posisi yang diketik dalam sel B4, gunakan:

= Hlookup (b4, a1: e2, 2, false)

Jika B4 = Manajer, hasilnya adalah 12.000.000.

Baca juga: Cara mudah untuk menggunakan rumus vlookup dan hlookup di dunia kerja

7. Sumif

SUMIF masih terkait dengan SUM, tetapi SUMIF memiliki fungsi untuk menambahkan angka dari sel -sel tertentu dengan kriteria tertentu tambahan. Kriteria ini dapat berupa angka, teks, simbol perbandingan, atau bahkan referensi sel.

= Sumif (rentang, kriteria, [sum_range])

Contoh:

Anda ingin menambahkan gaji karyawan berdasarkan posisi “manajer”.

Nomor Departemen Gaji
Buda Manajer RP10.000.000
Citra Pengawas RP8.000.000
Andi Manajer RP12.000.000

Jika Anda ingin menghitung gaji total manajer:

= Sumif (b2: b4, “manajer”, c2: c4)

Hasilnya: 22.000.000

8. Countif

Formula ini berguna untuk menghitung jumlah sel dalam kisaran yang memenuhi kondisi tertentu. Sebagai admin, formula negara sangat membantu untuk menghitung jumlah karyawan di posisi tertentu, jumlah faktur yang belum dilunasi, jumlah produk dengan stok rendah, dan lainnya.

= Countif (rentang, kriteria)

Contoh:

Ingin mengetahui data pelanggan dari jakarta

Nomor Asal
Brian Jakarta
Sari Bandung
Ridwan Jakarta
Buda Ketika

= Countif (b2: b5, “jakarta”)

Hasilnya: 2

9. Round

Round digunakan untuk membulatkan angka ke jumlah digit tertentu. Formula ini sangat berguna untuk memastikan angka dalam laporan keuangan, penggajian, atau perhitungan lainnya tampak rapi dan mudah dibaca, tanpa banyak angka desimal.

= Bundar (angka, num_digits)

Contoh:

Anda ingin menampilkan hasil perhitungan dengan 2 angka di belakang koma.

1234.5678
8765.4321
2345.6789

= Bulat (a2, 2)

Hasilnya:

  • 1234.5678 → 1234.57
  • 8765.4321 → 8765.43
  • 2345.6789 → 2345.68

10. Dan & atau

Rumus dan atau atau digunakan untuk menggabungkan beberapa kondisi logika dalam satu formula dan menghasilkan hasil yang benar atau salah. Kedua formula ini sangat berguna untuk menganalisis data yang melibatkan beberapa kondisi yang perlu dipenuhi sekaligus.

Misalnya, jika Anda ingin tahu apakah data memenuhi beberapa kondisi sekaligus, seperti:

  • Dan: semua kondisi harus benar untuk mendapatkan hasil yang benar.
  • Atau: Salah satu kondisi harus benar sehingga hasilnya benar.

Rumus dan

= Dan (Logical1, Logical2, …)

Rumus atau

= Atau (Logical1, Logical2, …)

Contoh:

Nomor Usia Pekerjaan lama
Andi 39 4 tahun
Buda 36 6 tahun
Barel 40 9 tahun

Anda ingin memeriksa karyawan selama lebih dari 30 tahun atau telah bekerja selama lebih dari 5 tahun.

= Atau (b2> 30, c2> 5)

Andi: Salah (karena usia lebih dari 30 dan bekerja lebih dari 5 tahun)

Budi: Benar (karena usia kurang dari 30 dan bekerja kurang dari 5 tahun)

11. Concatenate

Concatenate atau TextJoin adalah formula Excel yang berfungsi untuk menggabungkan teks dari dua atau lebih sel.

Dengan rumus ini, Anda dapat menggabungkan informasi dari beberapa kolom menjadi satu kolom terstruktur lagi, seperti menggabungkan nama depan dan nama belakang dalam satu kolom.

= Concatenate (text1, text2, …)

Contoh:

Nama depan Nama Belakang
ARIF Santosa
Dinda Kirana
Andi Sadikin
Citra LARASATI

= Concatenate (a2, “”, b2)

Hasilnya:

  • Arif Santosa
  • Dinda Kirana
  • Andi Sadikin
  • Gambar Larasati

12. Max dan Min

Formula ini akan membantu admin dalam menemukan nilai terbesar dan terkecil dalam seri data. Admin digunakan untuk menggunakan formula ini saat mencari angka tertinggi atau terendah dalam laporan, data keuangan, atau statistik.

Rumus Max

= Max (number1, number2, …)

Formula Min

= Min (number1, number2, …)

Contoh:

Anda ingin tahu apa perbedaan antara penjualan tertinggi dan terendah dari data tabel berikut:

Bulan Penjualan
Januari 15
Februari 20
Berbaris 25
April 18

= Max (B2: B5) – Min (B2: B5)

= 10

Baca juga: 50 rumus Excel yang sering digunakan oleh pekerjaan dan contoh

13. INDEKS DAN Cocokkan

Formula ini sering digunakan sebagai pengganti rumus VLOOKUP atau HLOOKUP, karena lebih fleksibel dalam pencarian data.

Rumus indeks digunakan untuk mengambil nilai dalam posisi tertentu dalam rentang atau array berdasarkan baris dan kolom yang ditentukan. Sementara rumus kecocokan digunakan untuk menemukan posisi nilai dalam kisaran data, dan mengembalikan nomor posisi relatif.

Indeks Rumus

= Indeks (array, row_num, [column_num])

Formula Cocokkan

= Cocok (lookup_value, lookup_array, [match_type])

Contoh:

Misalnya, Anda ingin menemukan usia gambar dalam data tabel berikut:

Nomor Kota Usia
Mengikuti Jambi 39
Jujur Jakarta 35
Citra Surakarta 29

= Indeks (C2: C4, Match (“Citra”, A2: A4, 0))

Hasilnya adalah 27 (karena gambar berada di baris ketiga, dan usia ada di kolom C).

14. Subtotal

Fungsi rumus subtotal adalah untuk menghitung data dalam rentang sel, seperti jumlah, rata -rata atau banyak data, lebih fleksibel.

Formula ini sangat berguna jika Anda memproses data yang sering disaring, karena formula ini hanya menghitung data yang terlihat, sehingga data yang Anda sembunyikan akan diabaikan.

= Subtotal (function_num, rentang)

Function_num: Angka yang mewakili jenis perhitungan yang ingin Anda lakukan. Berikut adalah beberapa kode yang umum digunakan:

  • 1 = rata -rata (angsuran -rata)
  • 2 = hitung (menghitung jumlah angka)
  • 3 = counta (menghitung jumlah nilai non-medis)
  • 9 = jumlah (angka)
  • 10 = min (nilai terkecil)
  • 11 = maks (nilai terbesar)
  • 101 = rata -rata (mengabaikan garis tersembunyi)
  • 102 = hitung (mengabaikan garis tersembunyi)
  • 109 = jumlah (mengabaikan garis tersembunyi)

Contoh:

= Subtotal (9, A1: A10): Hitung jumlah total kisaran A1 hingga A10.

15. Iferror

Anda dapat menggunakan formula ini untuk mengatasi kesalahan dalam rumus lain. Jadi, jika ada kesalahan, seperti divisi dengan nol, atau referensi sel yang salah, Iferror dapat menggantinya dengan nilai lain yang lebih cocok, seperti teks atau angka tertentu.

= Iferror (value, value_if_error)

Contoh:

= Iferror (a1/b1, 0)

Jika ada kesalahan, rumus ini akan menampilkan angka 0, bukan pesan kesalahan.

16. Kiri, Kanan, Dan Mid

Formula Excel untuk admin digunakan ketika Anda ingin memilih teks dari bagian -bagian tertentu di sel, misalnya mengambil nama depan, kode produk, atau bagian dari alamat email. Kiri memilih teks dari awal, tepat dari ujung, dan pertengahan dari tengah.

Kiri kotor

= Kiri (teks, [num_chars])

Contoh:

= Kiri (“Excel”, 2)

Hasil: “Ex”. Ini akan mengambil 2 karakter pertama dari kata “Excel”.

Rumus benar

= Benar (teks, [num_chars])

Contoh:

= Kanan (“excel”, 3)

Hasil: “Cel”. Ini akan membutuhkan 3 karakter terakhir dari kata “Excel”.

Rumm

= Mid (teks, start_num, num_chars)

Contoh:

= Mid (“excel”, 2, 3)

Hasil: “XCE”. Ini akan membutuhkan 3 karakter mulai dari posisi kedua dalam kata “excel”.

17. Atas Dan Bawah

Formula atas digunakan untuk mengubah seluruh teks dalam sel menjadi huruf besar. Sementara lebih rendah digunakan untuk mengubah seluruh teks menjadi huruf kecil.

Rumus atas

= Atas (teks)

Contoh:

= Atas (“excel”)

Hasil: “Excel”. Ubah semua kata “Excel” menjadi huruf kapital.

Rumus lebih rendah

= Lebih rendah (teks)

Contoh:

= Lebih rendah (“excel”)

Hasil: “Excel”. Ubah semua kata “Excel” menjadi huruf kecil.

Setelah mengetahui, apa rumus Excel untuk admin, sekarang Anda lebih percaya diri saat melamar pekerjaan?

Mari kita temukan loker admin yang sedang dibuka melalui aplikasi Kitalulus! Anda dapat menyaring berdasarkan bidang pekerjaan, latar belakang, lokasi, bahkan gaji.

Untuk lebih percaya diri, sebelum melamar Anda dapat memanfaatkan fitur untuk CV online dari Kitalus untuk membuat cv ats ramah Sehingga profil Anda dilirik oleh HR.

Ayo, memasang Aplikasi Kitalulus di smartphoneKamu sekarang!

Sumber:



Game Center

Game News

Review Film
Rumus Matematika
Anime Batch
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
review anime

Gaming Center